Jumat, 09 September 2022

BERATAB (Belajar Peraturan dan Tata Tertib Baris Berbaris)

 PBB merupakan singkatan dari Persatuan Baris Perbaris. Kegiatan PBB adalah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan yang disiplin. Anak usia 7-12 tahun (SD) harus diberi pendidikan untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya kedisiplinan dan ketertiban. Tanpa tertib dan disiplin semua kegiatan belajar tidak akan berjalan baik dan terarah serta tidak dapat mencapai suatu keberhasilan.

Kegiatan Baris berbaris atau PBB merupakan suatu kegiatan yang sudah tidak lazim ada di dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan baris berbaris sendiri banyak dipergunakan dalam kegiatan Apel/Upacara setiap Senin Pagi di sekolah atau kegiatan perlombaan gerak jalan/pawai perayaan 17 Agustus. Kegiatan baris berbaris merupakan skill yang haruslah dimiliki oleh setiap orang dan merupakan materi dasar dalam setiap pendidikan, kegiatan baris berbaris diajarkan dari sejak TK sampai dengan Perguruan Tinggi bahkan sampai dunia kerja. Melalui kegiatan baris berbaris diajarkan disiplin, kerja keras, kekompakan dan pantang menyerah. Mengingat hal tersebut maka pentinglah kegiatan baris berbaris ini diajarkan kepada siswa SD Negeri 1 Duren untuk membentuk kepribadian yang kuat, disiplin, dan semangat pantang menyerah. Oleh karena itu, saya memilih mengadakan kegiatan baris berbaris untuk siswa SD.

Kegiatan ini diawali dengan perkenalan pentingnya kegiatan baris berbaris bagi siswa SD, kemudian menggalang peserta menuju lapangan upacara untuk memulai kegiatan latihan baris berbaris. Selanjutnya saya mengajarkan teknik dasar latihan baris berbaris seperti posisi siap sempurna, posisi hadap kiri, hadap kanan, balik kanan, lencang depan, setengah lengan lencang kanan, jalan ditempat serta kaidah kaidah baris berbaris lainnya. Guru juga memberikan contoh secara langsung dihadapan peserta, selain itu guru juga memberikan formasi berbaris yang benar, cara meluruskan barisan dengan satu aba aba saja, meluruskan barisan dengan posisi jalan di tempat. Kegiatan ini sementara diikuti oleh siswa kelas IV s.d VI SD Negeri 1 Duren. Bagi peserta yang melakukan kesalahan akan mengakibatkan hukuman bagi peserta lainnya, hal ini dilakukan untuk membentuk rasa kekompakan, fokus dalam berlatih serta disiplin.